12 Angry Men (1957)
12 orang juri yang terpilih harus memberikan hak suara mereka secara bulat pada suatu kasus pembunuh yang dilakukan seorang anak laki-laki pada ayahnya. 12 orang juri tersebut harus memutuskan apakah anak laki-laki tersebut benar-benar bersalah atau tidak. Jika suara mereka tidak bulat, maka terdakwa belum bisa dihukum. Salah seorang juri menyatakan bahwa anak laki-laki tersebut tidak bersalah dengan melontarkan beberapa alasan yang logis.
Akhirnya beberapa orang juri lainnya memutar haluannya dan menyatakan anak laki-laki tersebut tidak bersalah. Perdebatan sengit dengan hipotesis dari masing-masing juri membuat para juri tersebut dibagi atas dua kubu, pro dan kontra.
