Showing posts with label Alicia Vikander. Show all posts
Showing posts with label Alicia Vikander. Show all posts

February 07, 2015

Seventh Son (2014)


Seventh Son (2014)








Master Gregory (Jeff Bridges) merupakan pemburu penyihir handal yang melindungi negerinya dari para penyihir, setan, boggarts dan makhluk halus lainnya yang berkeliaran di malam hari. Sayangnya, Gregory tidak muda lagi dan oleh karena itu dia pun berkelana mencari pengganti dirinya. Namun sayang banyak yang gagal. Hingga akhirnya John menemukan seorang pemuda bernama Thomas Ward (Ben Barnes), putra ketujuh dari tujuh bersaudara yang kemudian dilatih untuk menjadi penerusnya. Mampukah Thomas menjalankan misinya, terutama melawan Mother Malkin (Julianne Moore), penyihir jahat yang paling berbahaya sejagat raya?

Oke, saya nggak ada gambaran sedikit pun ketika menonton film ini. Kebetulan kala itu hanya film ini yang jadwal mainnya pas dengan jadwal saya ingin menonton di bioskop. My honey said that this movie is bad, he even doesn't wanna watch it, tapi saya bersikeras pengen nonton di bioskop waktu itu.  Dan karena saat itu kebetulan film ini yang lagi main, ya sudah mau nggak mau - dengan sedikit memaksa supaya tetap nonton - jadinya nonton film ini. Selang beberapa menit film dimulai, saya sepertinya harus mengakui pernyataan my honey bahwa film ini memang jelek. Tipikal film-film fantasy adventure budget rendah dengan jalan cerita yang sangat-sangat bisa ditebak. Rasanya pengen pindah ke teater lain yang memutar film lain aja kalau bisa. Tapi saya juga nggak bisa complain, sih.. soalnya, kan tadi saya yang ngotot pengen nonton, hehehe.. My honey cuma senyum-senyum aja tapi mungkin dalam hatinya lagi ngeledekin saya.  Saya pun ngeles, "Kan nggak tau kalau filmnya nggak jelas gini ceritanya". Hahaha.. peace hon!

Yeah, Seventh Son memang menyia-nyiakan para cast yang sebenarnya menjanjikan; Jeff Bridges (dimana saya kenal dia pertama kali lewat perannya di Arlington Road yang keren itu), Julianne Moore, Alicia Vikander (A Royal Affair), dan Ben Barnes (The Chronicles of Narnia: Prince Caspian). Dengan cerita yang tidak fokus dan tidak koheren, dialog yang kacau, akting yang (entah kenapa) payah, berpadu dengan tema tentang penyihir beserta naga dan makhluk lainnya.. ah.. benar-benar sajian yang basi, sangat basi. Apa nggak ada konsep cerita lain gitu yang bisa dibuat dari tema cerita tentang penyihir? Saya jadi seperti sedang menonton Harry Potter atau Lord of the Ring KW alias abal-abal. Tidak ada sesuatu yang baru, fresh atau original di film dan itu sangat disayangkan. Seventh Son is just seems like some pieces of crap, yeah!

Bahkan yang lebih parah adalah akting para pemainnya. Baik Jeff Bridges maupun Julianne Moore entah kenapa terlihat 'parah' berakting dalam film ini. Begitu juga dengan Alicia Vikander yang terlihat seperti aktris yang baru belajar akting. Bahkan sosok Ben Barnes sama sekali tidak berhasil mencuri perhatian lewat perannya (bahkan jika dia tidak memiliki wajah yang lumayan tampan, sosoknya akan seketika dilupakan ketika film berakhir). And yeah, saya hanya memandangi wajah Ben saja sepanjang film berlangsung untuk mengusir kekecewaan saya pada film ini.

Yeah, mungkin jika tidak ada love scene (that actually making me laugh seeing those scenes), film ini sepertinya lebih cocok ditonton anak-anak dan remaja umur 9-14 tahun, dimana karakter baik pasti akan selalu menang melawan karakter jahat. Yeah, tapi sepertinya film ini juga cocok untuk sekedar sarana hiburan semata karena menontonnya tanpa harus berpikir sedikit pun. Kita hanya tinggal duduk manis di depan layar kaca sambil menikmati cemilan dan menyaksikan adegan demi adegan berlangsung hingga film pun usai. Dan ketika selesai, ya sudah.. semua yang baru saja ditonton barusan akan hilang begitu saja, tak berbekas sedikit pun. Setidaknya itu yang saya rasakan. So, once more, I'm so sorry my lovely honey for wasting money and time watching this suck movie. 

So, if you want to watch a good movie, ignore this movie. But if you just want to relax without thinking anything watching movie, you can try this.  And it was such a long time since the last time I watch worst movie like this.  Luckily, I watched it with my honey. Thanks God!





Title: Seventh Son | Genre: Action, Adventure, Fantasy | Director: Sergei Bodrov | Release Date: December 17, 2014 (France), February 6, 2015 (United States) | Running Time: 102 Minutes | Country: United States | Language: English | Cast: Jeff Bridges, Julianne Moore, Ben Barnes, Alicia Vikander, Kit Harington | IMDb | Rotten Tomatoes


 
 








October 26, 2013

A Royal Affair | En kongelig affære (2012)


A Royal Affair (2012)




A Royal Affair (2012)
En kongelig affære 
Drama | History | Romance
Based on Prinsesse af blodet by Bodil Steensen-Leth
Director: Nikolaj Arcel
Music: Cyrille Aufort, Gabriel Yared
Release date(s): March 29, 2012 
Running time: 137 minutes
Country: Denmark, Sweden, Czech Republic
Language: Danish 

Starring:

Pada tahun 1767, Raja Christian VII (Mikkel Følsgaard) yang kala itu masih berusia 17 tahun menikah dengan Putri Caroline Matilda (Alicia Vikander) yang berasal dari kerajaan Inggris. Sayangnya, Matilda tidak tahu bahwa Christian kekanak-kanakan, egois dan menderita sakit mental. Dia bahkan sama sekali tidak bisa bercinta dengan Matilda dan lebih senang menghabiskan waktunya dengan para pelacur. Tanpa kasih sayang sang suami dan tekanan dimana-mana, Matilda merasakan depresi dan tekanan mental yang berat. Sosok Johann Friedrich Struensee (Mads Mikkelsen), yang merupakan dokter pribadi sang raja, membuat Matilda yang kesepian, jatuh hati karena sifat dewasa dan idealisnya. Perasaan Matilda disambut oleh Struensee dan mereka berdua akhirnya menjalin hubungan terlarang tersebut secara diam-diam. Sebagai satu-satunya orang yang dapat mempengaruhi sang raja, Struensee memulai revolusi melalui pengaruh Christian yang merubah Denmark selamanya. 
  
Melihat judulnya saja, penonton mungkin sudah bisa menebak tentang jalan ceritanya. Tapi, percayalah, hal tersebut tidak akan mengurangi kenikmatan menonton film ini. Bahkan saya akhirnya tidak penasaran lagi kenapa review filmnya positif dan mendapat rating yang cukup tinggi dimana-mana. Menyajikan sebuah film berlatar belakang sejarah memang tidak mudah. Tanpa perhitungan yang matang dalam segala hal, bukannya film bagus yang tercipta, malah film yang terkesan asal jadi nantinya. Nikolaj tahu betul bagaimana membuat sebuah film bagus. Eksekusi yang baik dan tertata rapi, script yang cerdas ditambah sinematografinya yang indah, membuat En kongelig affære (A Royal Affair) menjadi tontonan cerdas dan bermutu. Belum lagi, setting dan kostum yang begitu indah, membuat kita seolah-olah menyaksikan sendiri masa-masa tahun 1760-an.

 
Khas drama tentang kerajaan, tentulah akan banyak konfilik-konflik sepanjang film berlangsung. Apalagi film ini berdasarkan kisah nyata yang terjadi pada kerajaan Denmark beberapa abad yang lalu. Drama, romance, skandal, permainan politik dan kisah sejarah ditampilkan dengan dengan porsi yang pas oleh Nikolaj. Walaupun durasinya lama, namun tidak terasa membosankan menonton film ini.


Akting keren ditampilkan oleh ketiga pemain  utamanya. Mikkel Følsgaard dengan sangat baik memerankan Christian yang sedikit 'sinting' dan sama sekali tidak mencerminkan perilaku seorang raja. Lihatlah bagaimana Christian yang justru lebih peduli pada hewan peliharaannya ketimbang istrinya sendiri.  Matilda yang nyaris terlihat gloomy sepanjang film diperankan dengan baik oleh Alicia Vikander. Dan tentunya Mads Mikkelsen yang aktingnya tak perlu dipertanyakan lagi. 

 

Finally, En kongelig affære is a smart, well-paced movie with sense of drama and history. Film ini bahkan bisa menjadi media alternatif lain untuk mempelajari sejarah, khususnya sejarah kerajaan Denmark di abad ke-18.



A young queen, who is married to an insane king, falls secretly in love with her physician - and together they start a revolution that changes a nation forever.











A young queen, who is married to an insane king, falls secretly in love with her physician - and together they start a revolution that changes a nation forever.

Translate

Waiting Lists

Sur mes lèvres.jpg Dark, brown-tinted and horror-themed image of a man in an asbestos-removal suit (to the right side of the poster), with an image of a chair (in the middle of the image) and an image of a large castle-like building at the top of the image. The text "Session 9" is emboldened in white text in the middle of the image, and near the bottom of the image is written, "Fear is a place." Lisbeth Salander with Mikael Blomkvist The Girl Who Played with Fire.jpg Page turner.jpg Le trou becker poster3.jpg Nightwatch-1994-poster.jpg Headhunter poster.jpg On the Job Philippine theatrical poster.jpg The Song of Sparrows, 2008 film.jpg The-vanishing-1988-poster.jpg Three Monkeys VideoCover.png